Analisis
Pengertian analisis
secara umum dapat diartikan sebagai proses perencanaan yang terdiri beberapa
bagian atau komponen yang saling berhubungan atau berkesinambungan agar
mendapatkan pengertian yang berupa sumber informasi yang tepat serta memiliki
pemahaman arti keseluruhan, Sehingga memudahkan untuk menggolongkan atau
pengelompokan informasi tersebut.
Dalam linguistik, analisa atau analisis adalah kajian yang
dilaksanakan terhadap sebuah bahasa guna meneliti struktur bahasa tersebut
secara mendalam. Sedangkan pada kegiatan laboratorium, kata analisa atau
analisis dapat juga berarti kegiatan yang dilakukan di laboratorium untuk
memeriksa kandungan suatu zat dalam cuplikan. Kata analisis merupakan kata
serapan dari bahasa inggris yaitu analisys. Dari akhiran -isys bila diserap ke
dalam bahasa Indonesia menjadi -isis.
Tata Tulis Karya Ilmiah
Karya ilmiah ialah adalah laporan tertulis dan dipublikasikan
yang memapaparkan hasil pengkajian atau penelitian yang telah dilakukan oleh
seseorang atau sebuah kelompok dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang
dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Terdapat berbagai jenis karya
ilmiah, antara lain: laporan penelitian, makalah seminar atau symposium, dan
artikel jurnal, yang pada dasarnya kesemuaan itu berasal dari produk keilmuan.
Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut
dijadikan acuan(refrensi) bagi ilmuan lain dalam pengkajian dan penelitian
selanjutnya.
Sistematika Penulisan
a. Bagian Awal
1). Halaman judul
a) Judul diketik dengan
huruf besar (kapital), hendaknya ekspresif, sesuai dan tepat dengan masalah
yang ditulis dan tidak membuka peluang untuk penafsiran ganda.
b) logo perguruan tinggi.
c) Nama dan NIM penulis
ditulis dengan jelas.
d) Perguruan Tinggi dan
kota asal ditulis dengan jelas.
e) Tahun penulisan.
f) Halaman judul menggunakan kertas HVS putih
dan kertas mika putih.
2). Lembar Pengesahan
a) Lembar pengesahan
memuat Judul, Ketua Kelompok dan anggota kelompok dengan menunjukkan identitas:
Nama Lengkap, NIM, Jurusan, dan Perguruan Tinggi. Selain itu memuat identitas
dosen meliputi Nama Lengkap, Gelar, dan NIP.
b) Lembar pengesahan
ditandatangani oleh Ketua Kelompok, Dosen Pembimbing dan Ketua Jurusan/Pembantu
Dekan Bidang Kemahasiswaan.
c) Lembar pengesahan
diberi tanggal sesuai dengan tanggal pengesahan.
lebih jelasnya dapat dilihat pada contoh format halaman judul
dan lembar pengesahan.
3). Kata Pengantar dari penulis
4). Daftar isi dan daftar lain yang
diperlukan seperti daftar gambar, daftar tabel dan daftar lampiran.
5). Ringkasan (abstrak) karya tulis
disusun 2 halaman yang mencerminkan isi keseluruhan karya tulis, mulai dari
latar belakang, tujuan, landasan teori yang mendukung, metode penulisan,
analisis dan sintesis, simpulan dan saran.
b. Bagian Inti
1).Pendahuluan
Bagian Pendahuluan berisi hal-hal
sebagai berikut:
a) perumusan masalah yang
mencakup latar belakang tentang alasan mengangkat masalah tersebut menjadi
karya tulis (dilengkapi dengan data atau informasi yang mendukung) dan
penjelasan tentang makna penting serta menariknya masalah tersebut untuk
ditelaah;
b) tujuan dan manfaat
yang ingin dicapai melalui penulisan.
2). Telaah Pustaka
Telaah Pustaka berisi:
a) uraian yang
menunjukkan landasan teori dan konsep-konsep yang relavan dengan masalah yang
dikaji;
b) uraian mengenai
pendapat terdahulu yang berkaitan dengan masalah yang dikaji;
c) uraian mengenai
pemecahan masalah yang pernah dilakukan.
3). Metode Penulisan
Penulisan dilakukan mengikuti metode
yang benar dengan menguraikan secara cermat teknik pengumpulan data dan/atau
informasi, pengolahan data dan/atau informasi, serta analisis-sintesis.
4). Analisis dan Sintesis
a)Analisis permasalahan didasarkan
pada data dan/atau informasi serta telaah pustaka.
b)Sintesis untuk menghasilkan
alternatif model pemecahan masalah atau gagasan yang kreatif.
5). Simpulan dan Saran
a) Simpulan harus konsisten dengan
analisis permasalahan dan menjawab tujuan.
b) Saran disampaikan secara spesifik
sejalan dengan implikasi kebijakan.
c. Bagian Akhir
1). Daftar Pustaka ditulis untuk
memberi informasi sehingga pembaca dapat dengan mudah menemukan sumber yang
disebutkan. Penulisan daftar pustaka untuk buku dimulai dengan menulis nama
pengarang, tahun penerbitan, judul buku, tempat terbit, dan nama penerbit.
Penulisan daftar pustaka untuk jurnal dimulai dengan nama penulis, tahun, judul
tulisan, nama jurnal, volume dan nomor halaman. Penulisan daftar pustaka yang
diperoleh dari internet ditulis alamat website- nya.
2). Daftar Riwayat Hidup (biodata
atau curriculum vitae) peserta minimal mencakup nama lengkap, tempat dan
tanggal lahir, karya-karya ilmiah yang pernah dibuat, penghargaan-penghargaan
ilmiah yang pernah diraih.
3). Lampiran jika diperlukan,
seperti: foto/dukumentasi, data dan informasi lainnya yang mendukung isi
tulisan.
Pengaruh
Ragam bahasa yang digunakan dalam karya tulis ilmiah adalah
ragam bahasa ilmiah atau disebut juga bahasa standar (baku). Sebagai salah satu
jenis dari karya tulis ilmiah, artikel ilmiah pun ditulis dengan menggunakan
ragam bahasa ilmiah. Bahasa standar ini adalah bahasa yang dipelajari dalam
institusi pendidikan. Sebagai bahasa standar, ada aturan-aturan tata bahasa dan
pedoman ejaan yang perlu diikuti. Standar berbahasa yang perlu diperhatikan
dalam ragam bahasa ini meliputi pemilihan kata yang tepat, kalimat efektif,
kepaduan paragraf, dan pedoman penulisan. Berdasarkan pengamatan dapat
diketahui bahwa dalam artikel ilmiah masih dapat ditemui penggunaan bahasa yang
tidak sesuai dengan standar aturan berbahasa Indonesia. Penggunaan bahasa yang
tidak sesuai tersebut dapat ditemukan berupa ketidaktepatan dalam penggunaan/
penyusunan kata, kalimat, paragraf, dan pedoman penulisan.
cr :
http://diyaurr.blogspot.com/2012/10/tata-tulis-karya-ilmiah.html
http://citins.wordpress.com/2014/03/09/analisa-dan-pengaruh-tata-tulis-ilmiah/
http://id.wikipedia.org/wiki/Analisis
http://dobloger.blogspot.com/2013/01/pengertian-analisis-definisi-dan-arti.html